Jinyun Huangcha (Jìnyún huángchá, 缙云黄茶) adalah teh hijau dari varietas berdaun kuning di Kabupaten Jinyun (缙云县), kota setingkat prefektur Lishui, Provinsi Zhejiang. Namanya diterjemahkan sebagai “teh kuning Jinyun”, tetapi teh ini tidak termasuk kelas teh kuning: tidak ada proses pembusukan (闷黄), yang tanpanya teh kuning tidak akan ada. “Kuning” di sini adalah warna daun musim semi. Bahan bakunya berasal dari semak varietas “中黄2号”, yang dikembangkan dari mutan alami yang ditemukan di kebun Desa Shanghu. Tunas musim seminya berwarna kuning cerah, “berwarna bunga matahari”, dan kandungan asam aminonya, menurut data Institut Teh, adalah 6,8–8,3 %. Sejak 2014, namanya dilindungi oleh tanda sertifikasi geografis.
1. Klasifikasi dan Asal
- Jenis: Teh hijau (绿茶, lǜchá) dari varietas berdaun kuning. Teknologinya adalah teknologi teh hijau: fiksasi, penggulungan, pengeringan.
- Jebakan nama: “黄茶” (huángchá) dalam nama bukanlah kelas, melainkan warna daun. Demikian pula “白茶” dalam nama varietas berdaun terang sering kali tidak berarti teh putih: Anji Baicha adalah teh hijau.
- Kategori: Teh dari varietas berdaun terang (黄化, huánghuà); tanda sertifikasi geografis (2014).
- Asal: Tiongkok, Provinsi Zhejiang (浙江, Zhèjiāng), kota setingkat prefektur Lishui (丽水, Lìshuǐ), Kabupaten Jinyun (缙云, Jìnyún). Kabupaten disebutkan sebagai afiliasi administratif pemegang tanda; batas hukum zona tidak saya periksa.
- Koordinat geografis: Jinyun berada sekitar 28,7° LU dan 120,1° BT.
2. Sejarah dan Makna Budaya
- Sejarah:
- Penemuan. Di kebun Desa Shanghu (上湖村), Kabupaten Jinyun, ditemukan mutan alami semak teh lokal dengan daun kuning. Buku referensi menyebut penemuan ini terjadi pada tahun 2006; Institut Teh Akademi Ilmu Pertanian Tiongkok menulis bahwa seleksi memakan waktu lebih dari sepuluh tahun. Rentang waktu ini kurang cocok: dari 2006 hingga persetujuan varietas pada 2015 kurang dari sepuluh tahun.
- Seleksi. Varietas ini dikembangkan oleh Institut Teh akademi, dinas pertanian Kabupaten Jinyun, dan koperasi teh Shanghu: seleksi satu semak, perbanyakan, uji banding.
- Sejak 2010 kabupaten mulai menanam varietas ini secara massal.
- 2012–2014. Permohonan tanda sertifikasi geografis diajukan pada 19 Maret 2012, pendaftaran pada 28 Maret 2014.
- 2015. Varietas “中黄2号” disetujui oleh komisi Zhejiang untuk tanaman pertanian non-utama dengan nomor 浙(非)审茶2015001. Menurut laporan institut (Januari 2016), varietas ini sudah mulai disebarkan di Zhejiang, Sichuan, Guizhou, dan tempat lain.
- Nama: “Jinyun” (缙云) adalah nama kabupaten; “huangcha” (黄茶) berarti “teh kuning”, sesuai warna daun.
- Makna budaya: Jinyun Huangcha adalah contoh bagaimana satu temuan di kebun desa menjadi varietas, tanda, dan industri kabupaten. Pemerintah Lishui menulis tentangnya sebagai industri teh berdaun kuning yang terpisah.
3. Deskripsi Botani dan Bahan Baku
- Varietas: 中黄2号 (Zhōnghuáng 2). Semak, berdaun sedang, masa sedang, ukuran sedang, dengan tajuk tegak.
- Warna daun: Tunas musim semi berwarna kuning cerah, “berwarna bunga matahari” (葵花黄色). Tunas musim panas berwarna hijau, tunas musim gugur kembali kuning. Daun dewasa, bagian bawah dan dalam tajuk berwarna hijau.
- Tunas: Bulu halus sedikit; tunas terbentuk cukup rapat dan tetap lembut dalam waktu lama (发芽密度较大,持嫩性强).
- Bahan baku: Tunas musim semi berwarna kuning, itulah yang memberi penampilan teh ini.
4. Terroir dan Kekhasan Budidaya
- Wilayah: Selatan bagian tengah Zhejiang, kabupaten pegunungan di prefektur Lishui.
- Iklim: Subtropis lembap; tidak ada data pasti tentang kebun dalam sumber yang ditemukan.
- Ketinggian dan tanah: Tidak ada data dalam sumber yang ditemukan.
- Kekhasan varietas: Warna kuning daun adalah akibat mutasi, bukan kondisi budidaya: pada musim semi tunas berwarna kuning, pada musim panas menjadi hijau. Karena itu musim utama teh ini adalah musim semi.
5. Teknologi Produksi
Referensi menggolongkan Jinyun Huangcha ke dalam teknologi teh hijau: fiksasi, penggulungan, pengeringan. Dokumen dengan persyaratan teknologi tidak ada dalam sumber yang ditemukan, begitu pula parameternya.
Berikut adalah skema umum teh hijau, bukan deskripsi khusus teh ini:
- Pelayuan daun segar (摊放, tānfàng): Daun dihamparkan tipis agar melepaskan sebagian air.
- Fiksasi (杀青, shāqīng): Pemanasan menghentikan oksidasi dan mempertahankan warna daun.
- Penggulungan (揉捻, róuniǎn).
- Pengeringan (干燥, gānzào).
Pembusukan (闷黄), yang membuat teh menjadi kuning berdasarkan kelas, tidak ada dalam teknologi ini.
6. Karakteristik Organoleptik
Deskripsi di bawah ini diberikan oleh Institut Teh untuk teh dari varietas 中黄2号.
- Penampilan daun kering: Kuning keemasan, tembus dengan nuansa hijau (金黄透绿).
- Aroma daun kering: Tidak ada deskripsi dalam sumber yang ditemukan.
- Aroma seduhan: Bersih (清香).
- Rasa: Lembut dan segar (滋味嫩鲜).
- Warna seduhan: Hijau muda dan cerah, dengan kilau keemasan (嫩绿明亮、透金黄).
- Ampas teh (daun seduhan): Kuning muda, segar dan hidup (叶底嫩黄鲜活).
7. Komposisi Kimia
Data Institut Teh untuk tunas musim semi varietas 中黄2号 (satu kuncup dengan dua daun, dihitung berdasarkan massa kering):
| Indikator | Kandungan |
|---|---|
| Asam amino | 6,8–8,3 % |
| Polifenol | 12,4–15,9 % |
| Kafein | 2,8–2,9 % |
| Zat ekstraktif | 42,1–46,4 % |
Ini adalah data bahan baku varietas, bukan indikator teh jadi menurut standar: dokumen tanda dengan persyaratan fisika-kimia tidak ada dalam sumber yang ditemukan.
8. Penyeduhan
Praktik kelas untuk teh hijau yang lembut.
- Suhu air: 75–80 °C, varietas ini kaya asam amino, dan air panas meredam kesegarannya.
- Jumlah teh: 3 g per 150 ml.
- Peralatan: Gelas kaca, di dalamnya terlihat daun kuning-hijau.
- Proses:
- Panaskan gelas.
- Masukkan teh dan tuang air dari dinding gelas.
- Seduhan pertama setelah 40–60 detik.
- Minum, sisakan sebagian seduhan.
- Tambahkan air.
- Dua hingga tiga kali penyeduhan ulang.
9. Penyimpanan
Praktik kelas. Dalam kemasan kedap udara, di lemari pendingin pada suhu 0–5 °C, tanpa cahaya, kelembapan, dan bau. Sebaiknya diminum dalam waktu satu tahun.
10. Harga dan Pemalsuan
Tidak ada data harga dalam sumber yang ditemukan.
- Cara menghindari pemalsuan:
- Cari tanda sertifikasi geografis No. 10636089; menurut basis data provinsi, sepuluh perusahaan diizinkan menggunakannya.
- Periksa bahwa produsen berasal dari Kabupaten Jinyun.
- Daunnya kuning keemasan dengan nuansa hijau, seduhannya hijau muda dengan kilau keemasan.
- Jangan tertukar dengan teh kuning berdasarkan kelas: Jinyun Huangcha tidak melalui pembusukan.
11. Fakta Menarik
- Semua semak varietas 中黄2号 berasal dari satu mutan di kebun desa.
- Daunnya kuning hanya pada musim semi dan musim gugur, pada musim panas menjadi hijau.
- Tanda didaftarkan lebih awal daripada varietas itu sendiri disetujui: tanda pada 2014, varietas pada 2015.
- Varietas dari Jinyun menyebar ke provinsi lain; misalnya, Guangyuan Huangcha di Sichuan juga menggunakan varietas ini.
12. Perbandingan dengan teh berdaun terang lainnya
- Anji Baicha (安吉白茶): Teh hijau dari varietas berdaun putih 白叶一号; jebakan nama yang sama, hanya dengan kata “putih”.
- Anji Huangjin Ya (安吉黄金芽): Teh hijau berdaun kuning dari Kabupaten Anji di utara Zhejiang.
- Guangyuan Huangcha (广元黄茶): Teh hijau berdaun kuning dari Sichuan dari varietas 中黄1号 dan 中黄2号.
- Junshan Yinzhen (君山银针): Teh kuning asli dengan pembusukan, sebagai kontras.
Sebagai penutup:
Jinyun Huangcha adalah teh hijau yang disebut kuning karena warna daunnya. Sumbernya adalah satu mutan dari kebun Desa Shanghu, yang menjadi varietas 中黄2号: tunas musim semi berwarna bunga matahari, asam amino dalam bahan baku hingga 8,3 %, rasa lembut dan segar, serta kilau keemasan dalam seduhan hijau. Tanda melindungi namanya sejak 2014.
Sumber
Indikasi geografis
Daftar lengkap — di halaman Sumber