Longzhou Wulongcha (Lóngzhōu wūlóngchá, 龙州乌龙茶) adalah oolong dari Kabupaten Longzhou (龙州县), kota setingkat prefektur Chongzuo di barat daya Daerah Otonom Guangxi Zhuang, dekat perbatasan dengan Vietnam. Industri saat ini masih muda: sejak tahun 2000 stasiun percobaan mendatangkan varietas oolong dari Fujian, Guangdong, dan Taiwan, lalu mencangkokkannya pada semak teh daun besar Yunnan. Dokumen perlindungan menyebut satu varietas, yaitu Jin Xuan (金萱) dari Taiwan, dan mengatur teknologi secara rinci: pelayuan di bawah sinar matahari, penggoyangan, fiksasi, penggulungan dalam kantong. Sejak 4 November 2016 Longzhou Wulongcha adalah produk dengan indikasi geografis untuk seluruh wilayah kabupaten.
1. Klasifikasi dan Asal
- Jenis: Oolong (乌龙茶, wūlóngchá), teh semi-fermentasi. Kelasnya disebut pada nama dan didukung oleh teknologi dalam dokumen perlindungan: pelayuan di bawah sinar matahari (晒青), penggoyangan dengan istirahat (做青), fiksasi (炒青), penggulungan dalam kantong (包揉).
- Kategori: Oolong Guangxi; produk dengan indikasi geografis (2016).
- Asal: Tiongkok, Daerah Otonom Guangxi Zhuang (广西, Guǎngxī), kota setingkat prefektur Chongzuo (崇左, Chóngzuǒ), Kabupaten Longzhou (龙州, Lóngzhōu).
- Zona perlindungan: Menurut pengumuman, seluruh wilayah administratif Kabupaten Longzhou saat ini.
- Koordinat geografis: Kabupaten Longzhou berada di sekitar 22,3° LU dan 106,9° BT.
2. Sejarah dan Makna Budaya
- Sejarah:
- Pohon tua. Buku rujukan indikasi geografis merujuk pada “Kronik Kabupaten Longzhou”: pada akhir Dinasti Qing di kedalaman Pegunungan Daqingshan (大青山), di tanah bekas administrasi pribumi Shanglong (上龙司), tumbuh “pohon oolong Longzhou” dengan batang tebal dan dedaunan hijau tua yang lebat; teh darinya mula-mula sedikit pahit, kemudian pekat dan manis, dengan kembalinya rasa yang cepat (制茶后味清苦,后浓甘,回味快). Buku rujukan menyimpulkan sejarah lebih dari 130 tahun dari sini. Kronik itu sendiri tidak saya lihat.
- 2000 — pencangkokan. Menurut deskripsi rujukan, stasiun percobaan Institut Budaya Subtropis Guangxi mendatangkan 16 varietas dari Fujian, Guangdong, dan Taiwan, di antaranya Tie Guanyin (铁观音), Huangzhixiu (黄枝秀), Jin Xuan (金萱), dan Cuiyu (翠玉). Semak teh daun besar Yunnan dicangkok ulang menjadi varietas oolong (嫁接换种) dan oolong diperoleh pada tahun yang sama saat pencangkokan dilakukan.
- 2004. Menurut buku rujukan, kelompok ahli nasional menilai mutu teh ini unggul di antara produk sejenis di Tiongkok dan sebanding dengan oolong Anxi.
- 2012–2015. Menurut data rujukan, pada 2012 luas tanaman oolong di kabupaten mencapai 3000 mu di sekitar basis demonstrasi di Desa Wude (武德村); pada 2015 ditanam lagi lebih dari 1500 mu, dan teh ini diakui sebagai “produk hijau” kelas A.
- 2016. Administrasi Umum Pengawasan Mutu, Inspeksi, dan Karantina (AQSIQ) melalui pengumuman No. 112 tanggal 4 November 2016 menetapkan Longzhou Wulongcha sebagai produk dengan indikasi geografis, dalam satu daftar dengan 43 produk lain dari seluruh negeri. Menurut buku rujukan, ini adalah produk indikasi geografis pertama dari kabupaten tersebut.
- Perbedaan: Kronik kabupaten menyebut pohon lokal tua, sedangkan dokumen perlindungan menyebut satu-satunya varietas, yaitu Jin Xuan dari Taiwan, yang didatangkan pada tahun 2000.
- Nama: “Longzhou” (龙州) berarti “Wilayah Naga”, nama kabupaten; “wulongcha” (乌龙茶) berarti oolong.
- Makna budaya: Menurut buku rujukan, penduduk setempat meminum teh ini sepanjang tahun, dan kebun-kebunnya memperoleh predikat basis teh bebas residu berbahaya (无公害) dari departemen pertanian Guangxi, basis demonstrasi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta basis teh terkenal dari Asosiasi Teh Tiongkok.
3. Deskripsi Botani dan Bahan Baku
- Varietas: Menurut dokumen, Jin Xuan (金萱, jīnxuān), varietas oolong Taiwan. Dokumen tidak menyebut varietas lain.
- Perbanyakan: Menurut dokumen, dengan stek (扦插育苗).
- Standar pemetikan: Menurut dokumen, tunas dua daun tanpa pucuk yang sedang tumbuh (对夹2叶), serta daun tunggal dari daun kedua sampai keempat.
- Waktu pemetikan: Tidak ada data dalam sumber yang ditemukan.
4. Terroir dan Kekhasan Budi Daya
- Wilayah: Barat daya Guangxi, kabupaten perbatasan dengan Vietnam.
- Ketinggian tumbuh: Menurut dokumen, tidak kurang dari 400 m.
- Tanah: Menurut dokumen, tanah lempung berpasir (砂壤土) dengan pH 4,50–6,50, ketebalan tidak kurang dari 80 cm, dan bahan organik tidak kurang dari 2 %.
- Agroteknik menurut dokumen: Kerapatan tanam tidak lebih dari 45 ribu tanaman per hektare; pupuk organik matang tidak kurang dari 35 t per hektare per tahun; pestisida dan pupuk hanya sesuai aturan nasional.
- Iklim: Buku rujukan menyebut dataran tinggi, awan dan kabut, curah hujan melimpah, dan iklim sejuk (高海拔、云雾弥漫,雨量充沛,气候温和); angka tidak ditemukan dalam sumber.
5. Teknologi Produksi
Dokumen perlindungan menetapkan alur: pemetikan → pelayuan di bawah sinar matahari → penggoyangan dengan istirahat → fiksasi → penggulungan dalam kantong → pengeringan → pengemasan.
- Pelayuan di bawah sinar matahari (晒青, shàiqīng): Di bawah sinar sore yang miring atau sinar siang yang lemah, selama 20–40 menit. Suhu daun tidak lebih dari 30 °C; pada baris yang sama dokumen mensyaratkan suhu dijaga di bawah 35 °C, tanpa menjelaskan apakah itu suhu udara atau lainnya.
- Penggoyangan dan istirahat (做青, zuòqīng): Penggoyangan (摇青) dan istirahat (静置) dilakukan bergantian 3–5 kali pada suhu ruang 18–24 °C. Drum diisi tidak lebih dari dua pertiga kapasitas; penggoyangan 1–5 menit, istirahat 30–60 menit.
- Fiksasi (炒青, chǎoqīng): Pada suhu 250–280 °C sampai bau rumput hilang dan aroma teh muncul; kemudian daun segera didinginkan.
- Penggulungan dalam kantong (包揉, bāoróu): Tahap pertama 3–4 siklus penggulungan dengan pemecahan gumpalan, masing-masing 2–5 menit. Lalu daun dikeringkan sebentar dan diulangi 3–4 siklus lagi selama 2–5 menit.
- Pengeringan (烘干, hōnggān): Pada suhu 80–100 °C sampai delapan per sepuluh kering.
- Pengeringan lanjutan (复烘, fùhōng): Pada suhu 60–80 °C sampai kering sepenuhnya.
6. Karakteristik Organoleptik
Deskripsi berikut adalah persyaratan dokumen perlindungan.
- Penampakan daun kering: Gulungan padat dan berdaging (条索肥壮紧实), warna “hijau pasir”, gelap dan berminyak, berkilau (色泽砂绿乌润、油润有光), rata.
- Aroma daun kering: Tidak ada deskripsi tersendiri dalam dokumen.
- Aroma seduhan: Pekat, bersih, dan panjang, dengan “pesona teh” yang nyata (香气浓郁清长、«茶韵»明显).
- Rasa: Pekat dan lembut, dengan kembalinya rasa manis (滋味醇厚、回甘).
- Warna seduhan: Kuning kehijauan, cerah (黄绿明亮).
- Ampas teh (daun terseduh): Lembut dan berkilau, dengan sisa aroma (软亮、有余香).
Dokumen secara terpisah mencatat ketahanan: setelah tuangan ketujuh, teh masih memiliki aroma dan rasa.
7. Komposisi Kimia
Dokumen perlindungan menetapkan satu indikator fisikokimia: zat terlarut air (ekstraktif) tidak kurang dari 32 %. Data lain tidak ditemukan dalam sumber.
8. Penyeduhan
Praktik kelas untuk oolong sangrai ringan.
- Suhu air: 95–100 °C.
- Jumlah teh: 5–7 g per 100–110 ml.
- Peranti: Gaiwan atau teko tanah liat kecil.
- Proses:
- Panaskan peranti.
- Masukkan teh.
- Bilas daun dengan cepat memakai air panas dan buang.
- Seduhan pertama 20–30 detik.
- Tuang seluruh seduhan.
- Tuangan berikutnya dengan perpanjangan 5–10 detik; menurut dokumen, setelah tuangan ketujuh pun teh masih memiliki aroma dan rasa.
9. Penyimpanan
Praktik kelas. Dalam kemasan kedap udara, di tempat kering dan gelap, jauh dari bau; untuk penyimpanan lama oolong sangrai ringan, simpan di lemari pendingin pada suhu 0–5 °C.
10. Harga dan Pemalsuan
Tidak ada data harga dalam sumber yang ditemukan.
- Cara menghindari pemalsuan:
- Cari tanda produk dengan indikasi geografis. Menurut pengumuman 2016, produsen mengajukan permohonan kepada dinas perindustrian, perdagangan, dan pengawasan mutu kabupaten, permohonan diperiksa oleh dinas daerah otonom, dan haknya diumumkan oleh lembaga negara. Menurut daftar Badan Kekayaan Intelektual Negara yang menyebut 941 perusahaan dengan hak atas tanda itu, di antaranya ada produsen teh ini.
- Pastikan produsen berasal dari Kabupaten Longzhou.
- Penampilan menurut dokumen: gulungan padat dan berdaging dengan warna “hijau pasir” berkilau, seduhan kuning kehijauan.
11. Fakta Menarik
- Oolong di Longzhou dimulai bukan dengan penanaman, melainkan dengan pencangkokan: varietas oolong dicangkokkan pada teh daun besar Yunnan dan oolong diperoleh pada tahun pencangkokan.
- Dari 16 varietas yang didatangkan, dokumen perlindungan hanya mempertahankan satu, yaitu Jin Xuan.
- Nama ini mudah tertukar dengan nama dari Sichuan: “Longzhou Qingsi” adalah teh historis dari Kabupaten Pingwu, yang mana Longzhou adalah nama lama wilayah tersebut (lihat Pingwu Lü Cha, 平武绿茶). Teh itu tidak berkaitan dengan Guangxi.
12. Perbandingan dengan Oolong Lain
- Jin Xuan (金萱): Oolong Taiwan dari varietas yang sama, kampung halaman bahan baku yang menurut dokumen dipakai untuk membuat Longzhou Wulongcha.
- Tie Guanyin (铁观音): Oolong dari Kabupaten Anxi di Fujian; dengan oolong Anxi, menurut buku rujukan, teh Longzhou dibandingkan oleh kelompok ahli pada tahun 2004.
- Tengchong Wulongcha (腾冲乌龙茶): Oolong Yunnan dekat perbatasan dengan Myanmar, juga oolong dari kabupaten perbatasan.
Sebagai penutup:
Longzhou Wulongcha adalah oolong muda dari Guangxi perbatasan yang tumbuh dari pencangkokan varietas Taiwan dan Fujian pada teh daun besar Yunnan. Dokumen 2016 menggambarkannya secara terperinci: varietas Jin Xuan, ketinggian mulai 400 m, pelayuan di bawah sinar matahari, penggoyangan, fiksasi pada suhu 250–280 °C, dan penggulungan dalam kantong; di cangkir hadir seduhan kuning kehijauan dengan aroma panjang dan kembalinya rasa manis. Pohon tua Daqingshan dari kronik kabupaten tetap menjadi prasejarah, bukan bahan baku produk yang dilindungi.
Sumber
Indikasi geografis
Daftar lengkap — di halaman Sumber