Donghe Bizhen Cha (Dǒnghé bìzhēn chá, 董河碧珍茶) adalah teh hijau lurus dari kota Sanhua (散花镇), Kabupaten Xishui (浠水县), kota setingkat prefektur Huanggang di bagian timur Provinsi Hubei. Namanya dibaca sebagai “permata zamrud dari Donghe”; Donghe adalah desa di zona perlindungan sekaligus perkebunan teh setempat. Kebun teh berada di bawah 600 m di sekitar Gunung Qingshi (青狮山), di lereng selatan Gunung Jiangjiashan, bagian dari Pegunungan Dabie, di antara Sungai Yangtze dan Danau Cehu. Teh jadinya berupa daun teh lurus, ramping, padat dengan bulu halus putih yang terbuka. Pada tahun 2020, namanya memperoleh indikasi geografis pertanian, dan pada tahun 2025 masuk ke dalam daftar produk dengan indikasi geografis Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional Tiongkok.
1. Klasifikasi dan Asal
- Jenis: Teh hijau (绿茶, lǜchá), berbentuk lurus (直条形, zhítiáoxíng). Kelas ini disebutkan langsung dalam deskripsi produk yang dilindungi: «董河碧珍茶属直条形绿茶» — “termasuk teh hijau lurus”.
- Kategori: Teh hijau khas kabupaten dari Hubei; produk dengan indikasi geografis.
- Asal: Tiongkok, Provinsi Hubei (湖北, Húběi), kota setingkat prefektur Huanggang (黄冈, Huánggāng), Kabupaten Xishui (浠水, Xīshuǐ), Kota Sanhua (散花, Sànhuā).
- Zona perlindungan: Menurut deskripsi referensi, mencakup tujuh unit di Kota Sanhua: Desa Donghe (董河村), Desa Tianransi (天然寺村), Desa Xinmiao (新庙村), Desa Shayanghu (沙洋湖村), Desa Yuefan (月畈村), Desa Xianfeng (先丰村), dan area hutan Tianransi (天然寺林场). Katalog indikasi menulis lebih luas, yaitu “wilayah administratif Kabupaten Xishui saat ini”; belum diverifikasi perbedaannya dengan teks pengumuman.
- Koordinat geografis: Menurut deskripsi referensi, 30°16′30″–30°19′05″ LU dan 115°13′25″–115°15′46″ BT.
2. Sejarah dan Makna Kultural
- Sejarah:
- Sebelum 2020. Tidak ada informasi dalam sumber yang ditemukan mengenai asal usul nama, penyebutan pertama, dan pendirian perkebunan Donghe.
- 2020, indikasi pertanian. Pada 19 Mei 2020, portal “Jingchu Wang” (荆楚网) melaporkan bahwa Kementerian Pertanian dan Urusan Pedesaan melalui Pengumuman No. 290 menerbitkan sertifikat indikasi geografis pertanian kepada sembilan belas produk Hubei; Donghe Bizhen Cha termasuk di antaranya. Nomor registrasi dalam katalog indikasi adalah AGI02944.
- Penghargaan. Portal pariwisata kabupaten menyebut teh ini sebagai peraih penghargaan khusus dalam kompetisi “teh terkenal nasional” (全国名优茶特等奖), tetapi tidak menyebutkan tahun maupun penyelenggaranya. “Hubei Ribao” pada tahun 2026 menulis secara umum tentang “banyak penghargaan industri tingkat provinsi dan nasional” tanpa merincinya.
- 2025, daftar Administrasi Nasional. Melalui Pengumuman No. 640, ditandatangani pada 16 Juli dan diterbitkan pada 13 Agustus 2025, Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional mengakui 1409 nama produk dengan indikasi geografis; katalog indikasi menempatkan Donghe Bizhen Cha dalam pengumuman ini.
- 2026. Menurut laporan “Hubei Ribao”, pada 26 Mei 2026 teh ini ditampilkan di Wuhan pada pameran presentasi ketiga produk terkenal dengan indikasi geografis.
- Nama: “Donghe” (董河) adalah nama desa dan perkebunan teh; “bi” (碧) berarti zamrud, biru kehijauan; “zhen” (珍) berarti permata.
- Makna kultural: “Hubei Ribao” menyebut teh ini sebagai produk khas terkenal dari tanah kelahiran Wen Yiduo (闻一多).
3. Deskripsi Botani dan Bahan Baku
- Varietas / Kultivar: Varietas tidak disebutkan dalam sumber yang ditemukan.
- Bahan baku: Satu pucuk dengan satu daun atau satu pucuk dengan dua daun yang baru mulai terbuka (一芽一叶或一芽二叶初展), demikian tertulis dalam deskripsi produk yang dilindungi.
- Waktu pemetikan: Tidak ada tanggal pasti dalam sumber yang ditemukan.
4. Terroir dan Keistimewaan Budi Daya
- Wilayah: Hubei bagian timur, di tepi Sungai Yangtze. Menurut deskripsi referensi, di timur zona ini berbatasan dengan Kabupaten Qichun (蕲春县), di utara dengan Kota Lanxi (兰溪镇), di selatan terletak Danau Cehu (策湖), di barat mengalir Sungai Yangtze. Zona ini berukuran 12 kali 10 km, seluas 40,3 km²; pegunungan mencakup 38,5% dari luas wilayah, perbukitan 41,2%, dataran sungai 20,3%.
- Ketinggian tumbuh: Di bawah 600 m, menurut deskripsi portal pariwisata kabupaten.
- Iklim: Menurut deskripsi portal, kebun teh dikelilingi air dari tiga sisi, yaitu Sungai Yangtze, Danau Cehu, dan waduk. Kabut memberikan cahaya tersebar, dan air melembutkan musim dingin: perbedaan suhu harian kecil, sehingga tanaman teh tidak terlalu terdampak embun beku.
- Tanah: Tidak ada data dalam sumber yang ditemukan.
- Lingkungan sekitar: Menurut materi portal “Jingchu Wang”, perkebunan teh Donghe bersebelahan dengan biara Buddha Tianransi (天然寺).
- Skala: Menurut deskripsi referensi, area teh di zona ini seluas 200 ha, produksi tahunan 150 ton; tahun data tidak disebutkan.
- Persyaratan ekologis: Deskripsi referensi mengaitkan teknik budi daya dengan standar industri “produk hijau” (绿色食品), yaitu NY/T 391-2013, NY/T 393-2013, NY/T 394-2013, dan NY/T 288-2012. Pestisida yang sangat beracun dilarang; teh hanya dijual setelah lolos pemeriksaan residu pestisida.
5. Teknologi Produksi
Deskripsi produk yang dilindungi hanya menyebutkan bahwa teh ini “diolah dengan teknologi khusus” (以特殊工艺加工制成). “Hubei Ribao” menambahkan bahwa teh diproses menggunakan “teknologi paten mutakhir dan peralatan cerdas” (先进的专利技术和智能化设备); surat kabar itu tidak merinci teknologi apa. Urutan proses dan parameter tidak ditemukan dalam sumber.
Untuk teh hijau lurus, urutan umumnya adalah sebagai berikut:
- Pelayuan daun segar (摊放, tānfàng).
- Fiksasi (杀青, shāqīng): Pemanasan menghentikan oksidasi.
- Penggulungan dan pelurusan (揉捻, róuniǎn; 理条, lǐtiáo).
- Pengeringan (干燥, gānzào).
Ini adalah skema umum kelas teh, bukan deskripsi teknologi Donghe Bizhen Cha.
6. Karakteristik Organoleptik
Deskripsi di bawah ini berasal dari deskripsi produk yang dilindungi dalam katalog indikasi; portal pariwisata kabupaten mengulanginya dan menambahkan rasa.
- Penampilan daun kering: Daun teh lurus, ramping, dan padat (条索紧细), bulu halus putih terbuka (白毫显露), setiap kelompok seragam (均匀一致).
- Aroma daun kering: Tidak ada deskripsi dalam sumber yang ditemukan.
- Aroma seduhan: Bersih dan tahan lama (持久清香).
- Rasa: Menyegarkan, dengan rasa manis yang kembali, panjang (爽口回甘,滋味绵长).
- Warna seduhan: Hijau muda dan cerah (嫩绿明亮).
- Ampas teh (daun setelah diseduh): Utuh, hijau dan terang, pucuk terlihat merata (完整绿亮,显芽均匀).
Portal “Jingchu Wang” (2020) menggambarkan warna daun sebagai zamrud, seduhan sebagai hijau cerah, dan aroma sebagai “dalam, tinggi, dan tahan lama” (香气幽高持久).
7. Komposisi Kimia
Deskripsi referensi produk menetapkan nilai minimum berikut:
| Parameter | Persyaratan |
|---|---|
| Zat ekstraktif | minimal 40% |
| Polifenol teh | minimal 16% |
| Asam amino bebas | minimal 2,8% |
Angka-angka ini belum diverifikasi dengan teks persyaratan Administrasi Nasional; tidak ada data tentang kafein.
8. Penyeduhan
Praktik kelas untuk teh hijau.
- Suhu air: 80–85 °C.
- Jumlah teh: 3 g per 150 ml.
- Peralatan: Gelas kaca atau gaiwan putih.
- Proses:
- Panaskan peralatan.
- Masukkan teh dan tuang air di sepanjang dinding.
- Seduhan pertama, tunggu 40–60 detik.
- Minum, sisakan sebagian seduhan.
- Tambahkan air.
- Dua hingga tiga kali penyeduhan ulang.
9. Penyimpanan
Praktik kelas. Dalam kemasan kedap udara, di lemari pendingin pada suhu 0–5 °C, tanpa cahaya, kelembapan, dan bau. Sebaiknya dikonsumsi dalam waktu satu tahun.
10. Harga dan Pemalsuan
Tidak ada data harga dalam sumber yang ditemukan.
- Cara menghindari pemalsuan:
- Cari tanda indikasi geografis pada kemasan.
- Periksa asal: katalog indikasi menyebut zona Kabupaten Xishui, deskripsi referensi menyebut tujuh unit di Kota Sanhua.
- Daunnya ramping, padat, lurus, dengan bulu halus putih terbuka; pada ampas teh, pucuk terlihat merata.
11. Fakta Menarik
- Zona perlindungan menurut deskripsi referensi sekitar 40 km²: sepuluh kilometer ke setiap arah di antara Sungai Yangtze dan Danau Cehu.
- Dalam pengumuman kementerian tahun 2020, bersamaan dengan teh ini, indikasi juga diberikan kepada lima teh Hubei lainnya: teh merah Yichang Yihong (宜昌宜红), Tangya Cha (唐崖茶), Baizhantan Cha (百丈潭茶), Luotian Xianglu Cha (罗田香露茶), dan Quxi Lücha (曲溪绿茶), selain itu juga produk lobak, apsintus, teratai, jeruk bali, dan bahkan ikan loach.
- Kabupaten Xishui adalah tanah kelahiran penyair Wen Yiduo, dan pers lokal menampilkan teh ini sebagai produk terkenal dari kampung halamannya.
12. Perbandingan dengan Teh Hijau Lain dari Huanggang dan Hubei
- Yingshan Yunwucha (英山云雾茶): Teh hijau dari Kabupaten Yingshan di prefektur yang sama, dari lereng selatan Dabie; Donghe Bizhen Cha tumbuh di bagian cabang pegunungan yang sama, tetapi di bawah 600 m dan dekat air.
- Macheng Gui Shan Lü Cha (麻城龟山绿茶): Teh hijau pegunungan dari Gunung Guifengshan di Dabie, juga dari Huanggang.
- Luotian Xianglu Cha (罗田香露茶): Teh hijau pipih dari Kabupaten Luotian di prefektur yang sama; memperoleh indikasi dalam kelompok Hubei yang sama pada tahun 2020.
- Caihua Mao Jian (采花毛尖): Teh hijau unggulan dari Hubei bagian barat, untuk perbandingan dengan teh dari pinggiran timur provinsi.
Kesimpulan:
Donghe Bizhen Cha adalah teh hijau kecil dari Gunung Qingshi di tepi Sungai Yangtze: daun teh lurus dan ramping dengan bulu halus putih, seduhan hijau muda, aroma bersih yang tahan lama, dan rasa manis yang panjang. Dokumen menyebutkan zona, penampilan, dan registrasi, tetapi tidak menyebutkan varietas, waktu pemetikan, dan peta teknologi.
Sumber
Indikasi geografis
Daftar lengkap — di halaman Sumber