---
title: "Yáolǐ nènruǐ"
url: https://thetea.app/id/article/yaoli-nenrui
lang: id
updated: 2026-10-04
source: THE TEA — encyclopedia of Chinese tea (https://thetea.app)
---
# Yáolǐ nènruǐ (瑶里嫩蕊)

**Yaoli Nenrui** (*Yáolǐ nènruǐ*, 瑶里嫩蕊) adalah teh hijau dari kota praja Yaoli, Kabupaten Fuliang (浮梁县), kota setingkat prefektur Jingdezhen, di timur laut Provinsi Jiangxi. Yaoli adalah kota praja pegunungan di perbatasan dengan Anhui, yang disebut sebagai asal usul porselen Jingdezhen. Nama "Nenrui", yang berarti "kuncup lembut", ditempatkan oleh teks-teks rujukan dalam jajaran teh Fuliang lama yang dikenal sejak zaman Tang. Sejak 2008, Yaoli Nenrui dilindungi sebagai produk indikasi geografis, dan dokumennya terperinci: varietas, lokasi, standar pemetikan, teknologi dengan suhu, serta norma fisikokimia.

**1. Klasifikasi dan Asal:**

* **Jenis:** Teh hijau (绿茶, *lǜchá*), tidak difermentasi. Kelasnya tidak disebutkan langsung dalam dokumen, tetapi teknologinya, yaitu fiksasi dalam wajan, penggulungan, pelurusan, pengeringan, beserta penampilannya berupa gulungan lurus berbulu halus, daun hijau lembut, seduhan jernih, termasuk golongan teh hijau.
* **Kategori:** Teh hijau Jiangxi; produk indikasi geografis (2008).
* **Asal:** Tiongkok, Provinsi Jiangxi (江西, *Jiāngxī*), kota setingkat prefektur Jingdezhen (景德镇, *Jǐngdézhèn*), Kabupaten Fuliang (浮梁县, *Fúliáng xiàn*), kota praja Yaoli (瑶里镇, *Yáolǐ zhèn*).
* **Zona perlindungan:** **Wilayah administratif kota praja Yaoli saat ini**, menurut permohonan pemerintah Kabupaten Fuliang tahun 2008.
* **Koordinat geografis:** Sekitar 29,5° LU dan 117,6° BT.

**2. Sejarah dan Makna Budaya:**

* **Sejarah:**
    * **Teh Fuliang pada zaman Tang.** Yaoli terletak di Kabupaten Fuliang, yang perdagangan tehnya dikenal sejak zaman Tang. Catatan geografis "Yuanhe junxian tuzhi" (《元和郡县图志》) mencatat bahwa Fuliang setiap tahun memasok 7 juta to (驮) teh dan sekitar 150 ribu ikat koin pajak; para penulis modern menilai porsi teh ini dari keseluruhan teh kekaisaran secara berbeda-beda. Pada tahun 816, Bai Juyi dalam "Lagu Pipa" (《琵琶行》) menyebut seorang pedagang yang pergi ke Fuliang untuk membeli teh.
    * **Nama-nama lama.** Teks-teks rujukan menyebut "Xianzhi" (仙芝), "Nenrui" (嫩蕊), "Fuhe" (福合), dan "Luhe" (禄合) sebagai teh Fuliang yang dikenal sejak zaman Tang; menurut teks-teks ini, teh-teh itu bertahan pada zaman Song, Yuan, Ming, dan Qing, serta menjadi upeti ke istana. Yaoli Nenrui yang sekarang menyandang nama lama; tidak ada data tentang kesinambungan teknologinya.
    * **2008.** Administrasi Umum Pengawasan Mutu, Inspeksi, dan Karantina (AQSIQ) melalui pengumuman No. 77 tanggal 1 Juli 2008 menetapkan Yaoli Nenrui sebagai produk indikasi geografis yang dilindungi. Dengan pengumuman yang sama dilindungi, antara lain, baijiu 酒鬼酒 dan buah persik 秦安蜜桃.
    * **2025.** Pada portal standar pemerintah tercantum standar lokal untuk Yaoli Nenrui; teksnya tidak terbuka di sumber yang ditemukan.
* **Nama:**
    * "Yaoli" (瑶里) adalah nama kota praja.
    * "Nenrui" (嫩蕊, *nènruǐ*) berarti "kuncup lembut" atau "inti lembut": gambaran pucuk teh.
* **Makna budaya:** Di Yaoli, dua kerajinan lama kabupaten hidup berdampingan, yaitu porselen dan teh. Kota praja ini dianggap sebagai asal usul porselen Jingdezhen, dan di kabupaten yang sama, dekat kota praja Ehu, terdapat desa Gaolin (高岭), yang menjadi asal kata "kaolin".

**3. Deskripsi Botani dan Bahan Baku:**

* **Varietas / Kultivar:** Menurut dokumen, **浮梁槠[叶种](https://thetea.app/id/article/qiaomuguanmu)** (*Fúliáng zhūyè zhǒng*), varietas lokal Fuliang, serta **迎霜** (*yíngshuāng*), **浙农113**, dan **浙农117** "serta lainnya". Bibit hanya berasal dari stek vegetatif (扦插, *qiānchā*).
* **Pemetikan:** Menurut dokumen, dilakukan pada musim semi, dengan petik manual (手工提采).
* **Standar pemetikan:** Menurut dokumen, dari satu pucuk hingga satu pucuk satu daun (一芽至一芽一叶); pucuk utuh, segar, lembut, dan bersih. Kelas tertinggi (特级) adalah pucuk atau pucuk dengan daun yang baru sedikit terbuka; kelas satu (一级) dari pucuk dengan daun yang baru sedikit terbuka hingga pucuk satu daun.
* **Tingkatan menurut waktu panen:** Buku rujukan membagi teh menurut waktu pemetikan menjadi **谷雨尖** (*gǔyǔ jiān*), pemetikan paling awal, sekitar periode Guyu pada tanggal dua puluhan April (sebagian uraian mengaitkannya dengan petik sebelum Guyu, sebagian lain dengan awal periode itu), kemudian **细茶** ("teh halus") dan **粗茶** ("teh kasar") setelahnya. Dalam dokumen indikasi geografis, tingkatan-tingkatan ini tidak ada.
* **Persyaratan bahan baku:** Daun segar diangkut dalam wadah bersih dan berventilasi baik, tanpa ditekan, dan dijaga kesegarannya.

**4. Terroir dan Ciri Budi Daya:**

* **Wilayah:** Yaoli adalah kota praja pegunungan di timur laut Kabupaten Fuliang, di perbatasan dengan Provinsi Anhui.
* **Ketinggian tumbuh:** Menurut dokumen, **tidak lebih rendah dari 400 m**.
* **Tanah:** Masam, pH **4,5–6,5**. Tanah lempung berpasir hasil pelapukan tanah merah, serpih lempung, dan granit. Lapisan tanah tidak kurang dari **0,3 m**, bahan organik tidak kurang dari **1,0 %**.
* **Relief:** Kemiringan lereng **kurang dari 35 %**.
* **Agroteknik menurut dokumen:** Penanaman dilakukan dari Desember hingga Februari, tidak lebih rapat dari 2500 tanaman per mu (667 m²) untuk tanam satu baris dan 5000 untuk tanam dua baris. Kebun dewasa biasanya dipangkas dua kali setahun. Pupuk sebagian besar organik, tidak lebih dari 1000 kg per mu per tahun.
* **Iklim:** Tidak ada data pasti untuk kebun Yaoli dalam sumber yang ditemukan.

**5. Teknologi Produksi:**

Menurut dokumen indikasi geografis, urutannya adalah: pelayuan daun segar, sortasi, fiksasi, penggulungan, pelurusan, pengeringan, pengemasan, dan penyimpanan.

* **Pelayuan (摊放, *tānfàng*):** Daun dihamparkan setebal 1,5–3 cm.
* **Sortasi (挑选, *tiāoxuǎn*):** Daun dipilih; dokumen tidak memberikan perincian.
* **Fiksasi (杀青, *shāqīng*):** Dalam wajan pada suhu dari **180 hingga 150 °C**, sampai seluruh daun terfiksasi merata dan tuntas (杀匀杀透).
* **Penggulungan (揉捻, *róuniǎn*):** Mengikuti kaidah "ringan, kuat, ringan" (轻—重—轻).
* **Pelurusan (理条, *lǐtiáo*):** Sampai bulu perak tampak (银毫显露) dan tingkat kering sekitar **70 %** (七成干).
* **Pengeringan (烘干, *hōnggān*):** Suhu oven dari **80 hingga 60 °C**, sampai kadar air **di bawah 6 %**.
* **Pengemasan dan penyimpanan:** Teh dikemas menurut kelas dan disimpan dingin (入库冷藏保鲜).

**6. Ciri Organoleptik:**

* **Penampilan daun kering:** Gulungan padat, lurus, rata, dan hijau (条索紧直匀绿); warna hijau lembut, bulu halus tampak (嫩绿显毫). Menurut dokumen, di bawah sinar matahari daun tampak tembus cahaya seperti batu giok (在阳光下通透似玉).
* **Aroma daun kering:** Dokumen tidak menguraikannya secara terpisah; tidak ada data dalam sumber yang ditemukan.
* **Aroma seduhan:** Tinggi, panjang, dan tahan lama, dengan nada anggrek (香气高长持久，呈兰花香).
* **Rasa:** Segar, lembut, dengan kembali manis (鲜醇回甜).
* **Warna seduhan:** Jernih dan terang (汤色清澈透亮).
* **Ampas teh (daun seduhan):** Hijau lembut, rata (叶底嫩绿匀齐).

Untuk 谷雨尖, buku rujukan menambahkan: gulungan padat dan halus, hijau lembut, berbulu putih; aroma bersih dan tahan lama, seduhan jernih, rasa segar dan lembut.

**7. Komposisi Kimia:**

Dokumen menetapkan dua norma: zat ekstraktif larut air (水浸出物) **tidak kurang dari 36 %**, asam amino **tidak kurang dari 3,5 %**. Kadar air setelah pengeringan di bawah 6 %. Tidak ada data tentang polifenol dan kafein teh ini dalam sumber yang ditemukan.

**8. Khasiat:**

Tidak ada data terverifikasi tentang efek khusus teh ini.

**9. Penyeduhan:**

Praktik umum untuk teh hijau. Tidak ada rekomendasi khusus dalam dokumen.

* **Suhu air:** 80–85 °C.
* **Jumlah teh:** 3 g per 150 ml.
* **Alat:** Gelas kaca untuk melihat pucuk lurus berdiri di dalam air, atau gaiwan putih.
* **Proses:**
    1. Panaskan alat.
    2. Masukkan teh.
    3. Tuang sedikit air, biarkan daun mengembang 20–30 detik.
    4. Tambahkan air; seduhan pertama 1–2 menit.
    5. Minum, sisakan sebagian air seduhan.
    6. Dua hingga tiga kali penyeduhan ulang.

**10. Penyimpanan:**

Praktik umum untuk teh hijau. Dalam kemasan kedap udara, di lemari pendingin pada suhu 0–5 °C, tanpa cahaya, kelembapan, dan bau asing. Dokumen sendiri juga mewajibkan penyimpanan dingin untuk teh jadi. Ini teh musiman, tidak perlu pemeraman.

**11. Harga dan Pemalsuan:**

Tidak ada data harga dalam sumber yang ditemukan. Untuk teh hijau, biasanya pemetikan lebih awal dan lebih lembut lebih mahal; untuk Yaoli Nenrui hal ini belum dikonfirmasi data.

* **Cara menghindari pemalsuan:**
    * Cari tanda indikasi geografis pada kemasan.
    * Pastikan produsen berada di kota praja Yaoli: zona perlindungan hanya mencakup tempat itu.
    * Daun lurus, padat, rata, hijau lembut, berbulu halus; di bawah cahaya tampak "seperti batu giok".
    * Aroma seduhan tinggi dan panjang, dengan nada anggrek.

**12. Fakta Menarik:**

* Nama "Nenrui" berada dalam daftar teh Fuliang lama bersama "Xianzhi", "Fuhe", dan "Luhe".
* Zona perlindungan hanya satu kota praja, bukan satu kabupaten.
* Dokumen memberikan profil suhu untuk dua tahap sekaligus, yaitu fiksasi (180 → 150 °C) dan pengeringan (80 → 60 °C).
* Kata "kaolin" berasal dari desa Gaolin di Kabupaten Fuliang yang sama.

**13. Perbandingan dengan Teh Hijau Lain:**

* **Fuliang Cha ([浮梁茶](https://thetea.app/id/article/fuliang-cha)):** Nama lindung tingkat kabupaten yang mencakup teh hitam dan teh hijau; Yaoli Nenrui adalah nama khusus satu kota praja di dalam Fuliang.
* **Fuyao Xianzhi ([浮瑶仙芝](https://thetea.app/id/article/fuyao-xianzhi)):** Teh hijau lain dari Kabupaten Fuliang dengan namanya sendiri; "Xianzhi" juga nama dari daftar teh Fuliang lama.
* **Huangshan Maofeng ([黄山毛峰](https://thetea.app/id/article/huangshan-mao-feng)):** Teh hijau dari Provinsi Anhui yang bertetangga. Daun maofeng tidak diluruskan menjadi batang lurus seperti Yaoli Nenrui: bentuknya "lidah burung gereja" yang sedikit melengkung.

**Sebagai Penutup:**

Yaoli Nenrui adalah teh hijau dari satu kota praja dengan nama Fuliang lama dan dokumen yang terperinci: empat varietas, ketinggian dari 400 m, pucuk atau pucuk dengan sehelai daun yang dipetik manual, fiksasi dari 180 hingga 150 °C, pelurusan sampai bulu perak tampak, asam amino tidak kurang dari 3,5 %. Di dalam cangkir, teh ini berupa pucuk lurus hijau lembut, aroma anggrek yang tinggi, dan rasa segar sedikit manis, teh dari pedalaman porselen Jiangxi.
